Kamis, 06 Mei 2021

Memory Internal

INTERNAL MEMORY




            Seperti yang kita tahu, keberadaan memory merupakan salah satu perangkat yang amat vital dalam sebuah pc. Sama seperti namanya, memory digunakan / berfungsi sebagai alat untuk menyimpan data baik itu sementara (dynamic) atau permanen (static).  Dalam jenisnya, memory terbagi menjadi dua bagian. Yaitu memory internal dan memory eksternal. Dari segi fungsi, memory internal merupakan tempat untuk menyimpan data yang bersifat sementara ( dynamic) dan dapat diakses processor secara langsung.

            Memory internal mampu menyimpan data secara sementara karena memiliki sifat penyimpanan yang sementara juga. Ambil contoh seperti ketika kamu sedang menjalankan sebuah program seperti Ms.Words, game, Command Prompt, dan program lainnya. Pada saat kamu menjalankan sebuah program apapun itu, instruksi yang kamu masukkan pada komputer akan melewati RAM terlebih dahulu. Setelah itu instruksi tersebut akan diteruskan menuju processor untuk di proses.

        Nah, karena sifatnya yang sementara, apabila kamu melakukan shutdown atau restart pada komputer kamu maka instruksi yang ada pada RAM akan otomatis terhapus dan tidak akan dapat kamu temukan lagi. Oleh karenanya, apabila kamu ingin agar data yang kamu kerjakan ingin tersimpan dan tidak akan terhapus pada saat komputer di shutdown atau restart maka penting hukumnya untuk menyimpan dahulu ke memory eksternal seperti harddisk atau flasdisk.


Karakteristik Memori

Berikut dibawah ini beberapa karakteristik dari memori internal.

1. Lokasi Memori

            Memori internal yang sering disebut sebagai memori fisik, primer ataupun utama, terletak didalam CPU dan bersifat internal terhadap sistem komputer. Nah, memori internal sendiri biasanya menggunakan media RAM.

2. Kapasitas Memori

            Biasanya, kapasitas memori internal dinyatakan dalam bentuk byte (1 byte = 8 bit) atau word. Panjang word pada umumnya adalah 8, 16, dan 32 bit.

3. Satuan Transfer 

            Apa itu satuan transfer? Satuan transfer itu sama dengan jumlah saluran data yang masuk dan keluar dari modul memori. Nah, untuk memori internal (memori utama), satuan transfer adalah jumlah bit yang dibaca atau dituliskan ke dalam memori pada suatu saat.

4. Metode Akses Memori

Berikut dibawah ini empat metode akses memori :

  • Sequential Access

            Memori diorganisasikan menjadi unit-unit data yang disebut sebagai record.

Akses pada memori dibuat ke dalam bentuk urutan linier yang spesifik atau jelas.

Untuk memisahkan record yang ada dan membantu proses pencarian maka digunakan informasi pengalamatan.

Mekanisme baca atau tulis (shared read/write mechanism) digunakan secara bersama-sama dengan menuju lokasi yang diinginkan untuk mengeluarkan record.

Sangat beragamnya waktu access record.

Contoh dari sequential access adalah akses pada pita magnetik.

  • Direct Access

               Direct access juga menggunakan mekanisme baca atau tulis (shared read/write mechanism) tetapi setiap record dan blok memiliki alamat yang unik/khas berdasarkan lokasi fisiknya.

Pengaksesan pada memori dilakukan secara langsung terhadap kisaran umum (general vicinity) untuk mencapai lokasi akhir.

Beragamnya waktu aksesnya.

Contoh dari direct access adalah akses pada disk.

  • Random Access

            Setiap lokasi bisa dipilih secara acak dan diakses serta diberi alamat secara langsung.

Waktu akses pada lokasi tertentu bersifat konstan dan tidak bergantung pada urutan akses sebelumnya.

Contoh dari random access adalah sistem memori utama.

  • Associative Access

            Setiap word dapat ditemukan berdasarkan isinya dan bukan alamatnya.

Setiap lokasi mempunyai mekanisme pengalamatannya tersendiri.

Waktu pencariannya tidak bergantung secara konstan terhadap pola akses sebelumnya ataupun lokasi.

Contoh dari associative access adalah memori cache.


5. Kinerja Memori

            Berikut dibawah ini tiga buah parameter untuk mengukur kinerja sistem memori.

  • Waktu Akses (Access Time)

            Untuk memori internal atau RAM, waktu akses adalah waktu yang diperlukan untuk melakukan operasi baca atau tulis (read/write).

  • Waktu Siklus (Cycle Time)

            Waktu siklus adalah penjumlahan dari waktu akses dan waktu transien hingga sinyal menghilang dari saluran sinyal atau untuk menghasilkan kembali data jika data ini dibaca secara destruktif.

  • Laju Pemindahan (Transfer Rate)

        Transfer rate merupakan kecepatan pemindahan data ke unit memori ataupaun data yang ditransfer dari unit memori. Pada memori internal atau RAM, transfer rate sama dengan 1/waktu siklus.


6. Jenis Fisik Memori

            Adapun jenis fisik memori internal atau RAM adalah memori semikonduktor. Jenismemori ini memakai teknologi LSI atau VLSI (very large scale integration).

7. Karakteristik Fisik Memori

            Memori internal atau RAM termasuk memori Volatile yang artinya bersifat sementara. Kenapa bersifat sementara? Karena data akan hilang jika komputer mati atau tidak dialiri listrik. Jadi, memori internal ini hanya digunakan untuk menyimpan program-program atau data yang sedang digunakan oleh CPU saja.

8. Organisasi

            Organisasi adalah pengaturan bit dalam penyusunan word secara fisik. Kecepatan dan kapasitas memori dibedakan berdasarkan hierarki memori. Hierarki ini disusun mulai dari jenis memori yang paling cepat sampai yang paling lambat, disusun dari kapasitas yang paling kecil sampai yang paling besar, dan disusun dari harga tiap bit memorinya dari yang paling mahal sampai yang paling murah.


Cara Kerja Memori

            Memori berbentuk seperti sel yang terdiri dari sepotong kecil informasi. Informasi didalam memori dapat berupa data ataupun instruksi kepada komputer untuk melakukan sesuatu. Data didalam memori dapat menjadi suatu perintah untuk keadaan tertentu. Informasi disimpan didalam memori sebagai angka biner. Nah, informasi yang masih belum berbentuk biner nantinya akan di-encoded (diuraikan) oleh instruksi-instruksi yang akan memecahkannya menjadi urutan angka.

            Instruksi pemecahan informasi yang lebih kompleks dapat digunakan untuk menyimpan suara, gambar, video dan beragam informasi lainnya. Nah, informasi yang disimpan dalam satu sel itulah yang disebut sebagai byte. Memori bisa ditulis dan dihapus berulang kali sesuai dengan penggunaannya.

            Setiap alamat dari lokasi memori dituliskan dalam bilangan heksadesimal (basis 16). Kemudian, CPU akan melacak lokasi tersebut lalu membaca dan menulis data. Adapun, transistor dan kapasitor didalam chip memori, diatur dalam bentuk baris dan juga kolom. Memori internal komputer yang paling umum adalah RAM (Random Access Memory) yang mampu menyimpan data sementara secara optimal dikarenakan dapat mengambil dan menyimpan data dengan lebih cepat.

            Penyimpan data sementara pada memori internal membutuhkan aliran listrik artinya komputer haruslah menyala. Ketika komputer mati maka data pun menghilang. Apa yang terjadi saat komputer dihidupkan? Nah, saat komputer dinyalakan, beban BIOS (Basic Input Output System) dari ROM (Read – Only Memory), dan kontroler memori, mengecek semua alamat memori guna memastikan tidak ada error di dalamnya.


            Pada proses ini, BIOS akan menyediakan informasi dasar tentang perangkat penyimpanan, susunan boot, dan juga komponen lainnya. Kemuidan, sistem operasi akan dimuat dari hard drive ke sistem RAM sehingga memungkinkan CPU untuk mempunyai akses langsung ke sistem operasi. Jadi, setiap aplikasi yang dijalankan pada komputer akan dimuat ke dalam RAM. Dengan adanya memori komputer, maka proses transfer data dapat menjadi lebih cepat. Memory eksternal merupakan memory yang bersifat statis dimana data yang kamu simpan tidak akan hilang meskipun komputer telah dimatikan atau direstart. Memory eksternal sendiri dapat berupa perangkat penyimpanan seperti hardisk atau flashdisk yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menyimpan data secara permanen.  Karena sifatnya yang permanen atau statis, maka ukuran yang disediakan memory eksternal tentu akan jauh lebih besar daripada memory internal yang biasanya hanya memiliki kapasitas 2GB, 4GB, 8GB. Hardisk yang paling pasaran dan sering kita temui biasanya memiliki ukuran 500GB atau mungkin ada juga yang sudah berkapasitas 1TB atau mungkin banyak yang berukuran lebih besar.


Nah, itulah penjelasan mengenai internal memory. Apakah artikel ini menarik? Jangan lupa untuk berbagi pendapat kamu di kotak komentar dibawah.

Sistem Input/Output

  Sistem Komputer Sistem Komputer merupakan elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer. Elem...